KlinKlin Indonesia merupakan jasa cleaning service panggilan no.1 di Indonesia. Kami melayani jasa bersih kost Bandung, jasa bersih rumah Bandung dan cleaning service Bandung. Cabang kami tersebar di berbagai wilayah seperti cleaning service jakarta, bandung, jogja, surabaya, malang, semarang, balikpapan, bontang dan lainnya. Hubungi 085877678008

BUMD DKI Jakarta Perkuat GCG Tegakkan Integritas


PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menginisiasi kebersamaan lintas BUMD se-DKI Jakarta untuk memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sebagai upaya preventif berkelanjutan agar terhindar dari jerat kejahatan korporasi. Inisiatif ini diperkenalkan dalam ajang perdana “Jakpro Leaders Talk”, (23/4/2019) di Jakarta International Equestrian Park.





Kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Direksi BUMN ketika sedang menerima uang suap dari dua kontraktor swasta pada 22 Maret 2019 lalu, menjadi pelajaran bagi BUMD agar terhindar dari kondisi serupa. Kejadian berikutnya, 27 Maret 2019, KPK kembali menangkap seorang karyawan salah satu perusahaan BUMN. Hal ini perlu dikupas tuntas penyebab dan situasi-situasi yang perlu dicermati, sehingga penegakan integritas dapat dipupuk dengan upaya-upaya sejak dini.





Penerapan GCG merupakan salah satu cara untuk memastikan penyelenggaraan manajemen sesuai koridor kepatuhan, tanpa harus kehilangan daya inovasi. “Sebagus apapun peraturan, bila manusianya tidak mengetahui, tidak memahami atau belum tergerak untuk memahami koridor-koridor governance, maka tindak korupsi bisa terjadi,” ujar Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto.





Atas dasar hal ini, Jakpro membangun budaya belajar bersama, menggandeng sesama BUMD DKI Jakarta untuk kompak memperkuat GCG. Acara digelar di bawah koordinasi Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta didukung sinergi yang dibangun oleh Forum BUMD DKI Jakarta. Semangat membangun Jakarta melalui BUMD bersih dituangkan dalam judul acara “BUMD Bersih, Kite Banget!”. Kalimat kunci ini mengambil rasa lokal Betawi untuk meresapi budaya yang mengakar di era kekinian.





Jakpro Leaders’ Talk menghadirkan para narasumber ahli yaitu Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK), Muhammad Sigit (Deputi Bidang Pencegahan PPATK) dan S. Alexander Sianturi(Treasurer ACFE, Association of Certified Fraud Examiners).





Jakpro bergerak di sektor properti, infrastruktur dan utilitas. Kompetensi terpadu trisektor tersebut merupakan pengalaman panjang sejak Tahun 1960 kala Jakpro bermula mengelola Kawasan Pluit dengan nama Badan Pengelola Lingkungan (BPL) Provinsi DKI Jakarta. Tahun 1997 didirikan PT Pembangunan Pluit Jaya dengan limpahan aset dari eks BPL Pluit. Setelah merger dengan PT Pembangunan Pantai Utara Jakarta, nama perusahaan menjadi PT Jakarta Propertindo disingkat Jakpro sejak tanggal 15 Desember 2000.





Di jajaran BUMD se-Indonesia, Jakpro bergelar Top BUMD. Pada Tahun 2018 ini, Jakpro merilis tiga) karya strategis iconic yang menjadi kebanggaan bangsa. Pertama, Light Rail Transit (LRT) Jakarta. Dua lainnya bersertifikasi internasional yang dibangun dalam rangka Asian Games 2018: Jakarta International Equestrian Park (Jakarta Equestrian) dan Jakarta International Velodrome (JIV) di Rawamangun, Jakarta Timur. Menyusul kemudian pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Jakarta Utara dan Intermediate Treatment Facility (ITF) yaitu pengelolaan sampah skala kota menjadi energi di Sunter, Jakarta Utara.





Jakpro mencatatkan aset dalam Laporan Keuangan Tahun 2017 senilai Rp16,7 triliun dengan laba bersih Rp475,7 miliar. Laporan Keuangan Tahun 2018 siap dirilis dalam Q2/2019. Perseroan memiliki lima anak usaha yaitu PT Jakarta Infrastruktur Propertindo, PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), PT Jakarta Konsultindo (Jakkon), PT Pulo Mas Jaya dan PT LRT Jakarta.





Perseroan juga memiliki penyertaan saham di 8 perusahaan afiliasi yaitu PT Trans Jakarta, PT Jakarta Tollroad Development, PT Cinere Serpong Jaya, PT MUJ ONWJ, PT Jakarta Realty, PT KEK Marunda, PT Jakarta Marga Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Marga Lingkar Jakarta dan yang terkini adalah Joint Venture Company, yaitu PT Jakarta Solusi Lestari.





Sumber :
https://swa.co.id/swa/trends/bumd-dki-jakarta-perkuat-gcg-tegakkan-integritas





rumah kotor, berantakan, dan kurang nyaman? mungkin anda harus membersihkannya, klik cleaning service rumah jogja untuk mendapatkan pelayanan terbaik


Download >>

Unilever Dukung Pembangunan Infrastruktur di Daerah Bencana


PT Unilever Indonesia melanjutkan program dukungan untuk membantu pemulihan pasca bencana di wilayah Lombok, Palu, dan Donggala melalui program Ramadhan bertema Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu.





Program ini melibatkan keluarga besar Unilever, mitra bisnis, dan para konsumen Unilever. Skemanya, hasil penjualan dari setiap pembelian produk Unilever akan dikumpulkan sebagai bentuk donasi yang akan disalurkan oleh Badan Amil Zakat (Baznas) selaku partner. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun infrastruktur berupa sekolah, Rumah Sehat, dan Mobil sehat di wilayah tersebut.





Sinta Kaniawati, Head of Sustainable Business and unilever Indonesia Foundation, mengatakan, Unilever berkomitmen untuk ikut mensejahterakan masyarakat secara berkelanjutan, sejalan dengan Unilever Sustainable Living Plan. “Program ini kami yakini akan memberikan dampak sosial. Selain itu, kami juga akan mengagas platform digital. Hal ini memberikan kami kesempatan untuk memberikan inspirasi ke seluruh masyarakat Indonesia dan konsumen,” kata dia menambahkan.





Program ini merupakan program Ramadhan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak tahun 2017. Pada tahun 2017, Unilever melakukan sahur dan buka bersama dengan total 70 ribu orang. Selain itu, perusahaan juga melakukan program bersih-bersih masjid yang bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia.





Ahmad Fikri, Kepala Divisi Pendistribusian Baznas, mengatakan, banyak sekali sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana alam yang terjadi di Lombok, Palu, dan Donggala sehingga menghambat aktivitas masyarakat, salah satunya adalah kegiatan belajar mengajar. “Fasilitas kesehatan juga masih sangat dibutuhkan karena hingga sekarang sebagian besar masyarakat tinggal di pengungsian yang padat dengan fasilitas sanitasi yang terbatas,” kata dia menambahkan.





Rencananya,
bantuan yang akan disalurkan berupa 3 Rumah Sehat dan 3 Mobil Sehat
akan dibangun dan beroperasi di 3 titik di wilayah Lombok, Palu, dan
Donggala. Selain itu, 1 sekolah juga akan dibangun di wilayah
Donggala. “Pendirian Ruma Sehat di lebih banyak titik dipercaya
akan lebih memudahkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Sedangkan fasilitas sekolah yang memadai akan membuat generasi muda
kembali mengenyam pendidikan,” ujar Fikri.





Selain
membangun fasilitas di wilayah terdampak bencana, Unilever juga akan
menggelar buka puasa bersama setiap minggu pada hari jumat selama
bulan Ramadhan di 3 titik lokasi pengungsian yang tersebar di wilayah
Lombok, Palu, dan Donggala.





“Untuk memastikan program tersebut terwujud dan optimal, kami akan melakukan pendampingan dalam bentuk program yang dimiliki oleh Yayasan Unilever Indonesia, seperti Sekolah Sehat dan Masyarakat Sehat,” kata Sinta. Lebih jauh dia berharap bantuan ini akan dapat membangun kemandirian masyarakat Lombok, Palu, dan Donggala.





Sumber :
https://swa.co.id/swa/csr-corner/unilever-dukung-pembangunan-infrastruktur-di-daerah-bencana





Editor : Eva Martha Rahayu





rumah kotor, berantakan, dan kurang nyaman? mungkin anda harus membersihkannya, klik cleaning service jogja untuk mendapatkan pelayanan terbaik


Download >>

APP Sinar Mas dan IGCN Gencarkan Hak Atas Air


Lebih dari 30 juta orang Indonesia, atau hampir sekitar 10% penduduk, hingga saat ini masih kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih. Nah, untuk memeringati Hari Air Sedunia, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas bekerja sama dengan Indonesia Global Compact Network (IGCN), jaringan lokal dari United Nations Global Compact (UN Global Compact) terus menggalakkan berbagai program dan inisiatif agar penduduk Indonesia dapat sepenuhnya memperoleh hak atas air bersih.





Tema Hari Air Sedunia 2019 ini, yaitu Leaving No One Behind, menegaskan bahwa setiap warga berhak atas akses terhadap air bersih. Ketersediaan air adalah vital; baik untuk pemenuhan air bersih dan sanitasi sehat bagi masyarakat maupun pelestarian lingkungan.





"Di samping itu, IGCN juga berupaya untuk mensosialisasikan inisiatif pembuatan biopori untuk meningkatkan kapasitas serapan tanah, sehingga dapat mengurangi defisit air tanah yang dapat berakibat pada turunnya kontur tanah di Jakarta.” ujar Junardy, Presiden IGCN Y.W. dalam keterangan pers di Jakarta (22/4/2019).





“Artinya, semua orang harus memperoleh manfaat dalam setiap langkah pembangunan berkelanjutan. Tak terkecuali masyarakat rentan seperti perempuan, anak-anak, pengungsi, masyarakat adat dan kaum disabilitas,” kata Junardy.





Acara ini juga bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI), digelar di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. “Sejalan dengan misi FMIPA UI untuk menjadi fakultas sains unggulan, kami berupaya turut berperan untuk menemukan solusi dan melahirkan inovasi dalam menangani pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan,” ungkap Nat Abdul Haris, Dekan FMIPA UI.





Melibatkan lebih dari 100 peserta dari kalangan akademisi, korporasi, NGO, dan asosiasi, seminar ini menyoroti akses air bersih yang masih menjadi permasalahan global, termasuk di Indonesia. Selain keterbatasan akses air minum dan polusi air, isu sanitasi juga menjadi tantangan utama.





Sebagai negara dengan populasi terbesar ke-empat di dunia dan terbesar di Asia Tenggara dengan total populasi sebanyak 267 juta jiwa, lebih dari 30 juta jiwa di antaranya tidak memiliki akses terhadap air bersih serta 51 juta jiwa lainnya juga tidak memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang memadai.





Untuk membantu mengatasi isu terkait air ini, IGCN memiliki kelompok kerja khusus, yakni Indonesia Water Mandate Working Group (IWMWG), yang dipimpin oleh APP Sinar Mas. Beranggotakan komunitas peduli air, lembaga non-profit, maupun korporasi, kelompok kerja ini terus mengupayakan langkah nyata yang langsung melibatkan masyarakat.





“Sebagai pemimpin dari IWMWG, kami selalu menekankan pentingnya kerja sama multi pihak dalam menangani permasalahan air. Hanya dengan kerja sama lintas sektor target SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi dapat tercapai,” tutur Elim Sritaba, Direktur Sustainability APP Sinar Mas.





IWMWG juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait akses terhadap air bersih dan kualitas air. Salah satu yang telah terlibat dan menerima manfaat program edukasi ini adalah masyarakat Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.





Program yang didukung oleh APP Sinar Mas ini dimulai di tahun 2016 dan mencakup pengenalan teknologi penyimpanan dan pengelolaan air, pengelolaan limbah dan pelatihan sanitasi serta kebersihan kepada masyarakat di Pulau Pari. Dengan adanya program ini, masyarakat Pulau Pari diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan mereka sendiri, serta mengedukasi para wisatawan yang berkunjung mengenai penggunaan air yang bijak dan teknik pengurangan limbah.





Program tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Letter of Intent antara UNESCO dan IGCN yang sepakat untuk mengembangkannya ke program lanjutan, Water Security and Sustainable Living in Indonesia’s Small Islands & Coastal Areas.





Seminar hari ini juga menjadi momentum peluncuran hasil penelitian World Water Development Report (WWDR), yang berisi contoh-contoh kasus tantangan pengelolaan air dan solusinya. Laporan tahunan tematis ini diterbitkan oleh UNESCO dan dikembangkan bersama oleh lembaga-lembaga PBB. Menurut Director-General UNESCO di Paris Audrey Azoulay, laporan WWDR ini sebagai advokasi kemauan politik internasional terkait air untuk menjangkau mereka yang terpinggirkan dan untuk mengatasi ketidaksetaraan yang ada.





APP Sinar Mas dan IGCN berharap, peringatan Hari Air Sedunia dapat menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, untuk bekerja sama mencapai target ketersediaan dan manajemen air yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia pada tahun 2030.





Sumber :
https://swa.co.id/swa/csr-corner/app-sinar-mas-dan-igcn-gencarkan-hak-atas-air





Editor : Eva Martha Rahayu





apakah anda ingin membersihkan rumah atau kost anda namun tidak memiliki waktu luang? serahkan kepada kami, klik jasa bersih rumah dan kost jogja untuk solusi terbaik


Download >>

Update App